perencanaan

13 Sep

Seberapa sering orang membuat perencanaan dalam hidupnya?

Kalo saya jawabannya : sering sekali! Bahkan bisa dibilang slalu. Saya adalah tipe orang yg merencanakan sgala sesuatu dalam hidup saya. Mulai dari perencanaan harian, bahasa formilnya perencanaan jangka pendek, sampai perencanaan tahunan (resolusi tahunan), bahasa formilnya perencanaan jangka panjang. Saya menikmati setiap perencanaan yg saya buat, setiap upaya2 saya dalam mencapainya, & pastinya hasil akhir ketika sesuai dengan rencana🙂 Atau malah jauh lebih baik dari yg direncanakan hehehehe!

Saya tidak tau sejak kapan saya mulai membuat perencanaan dalam hidup saya & alasannya karena apa. Tidak ada yg khusus sepertinya. Saya hanya menyukai kalo sgala sesuatunya tidak terlalu dibiarkan mengalir sepeti air. Bukan berarti saya bisa mengendalikan sgala kejadian dalam hidup (astaghfirullah…saya masih percaya pada kuasa Allah SWT), tapi saya hanya berpegang teguh pada kalimat : ikhtiar itu wajib. Nah ikhtiar saya diwujudkan dengan membuat perencanaan itu. Ga ada yg salah atau berlebihan kan? Saya pernah baca di artikel Islam, kalo membuat perencanaan itu dianjurkan. Hanya saya, kita harus tetap yakin bahwa manusia boleh berencana tapi Allah SWT yg menentukan🙂

Keadaan saya sekarang pun tentunya tidak terlepas dari perencanaan saya sendiri beberapa tahun lalu. Dulu waktu masih SD, saya slalu mupeng kalo liat film2/acara2 tv yg di luar negri. Jaman saya SD (tahun 1990an), acara2 tv luar negri kan masih mendominasi. Udah gitu ga pake dubbing pula! Dari situ muncul keinginan kali someday saya akan berkunjung ke negara lain di muka bumi ini😉 Nah dari situ juga saya mulai membuat perencanaan. Pokoknya kalo udah gede saya mau cari beasiswa di luar negri atau cari pekerjaan yg akan membawa saya keliling dunia. Saya mulai ambil kursus bahasa inggris kelas 5 SD. Saya juga aktif baca2 artikel, translate pelajaran sejarah ke bahasa inggris (hihihi), dsb yg berhubungan dengan meningkatkan kemampuan berbahasa inggris. Trus menjelang kuliah, saya mulai nyusun planning dengan lebih matang deh. Dengan kata lain : mulai bertindak! Saya berusaha ambil jurusan kuliah hukum/hubungan internasional biar bisa jadi diplomat. Tadinya pengen jadi pramugari, tapi karena kelas 1 SMA mata saya minus, akhirnya saya banting stir. Tapi tetep harus profesi yg berkemungkinan jalan2 ke luar negri!🙂

Singkat cerita setelah saya berhasil menjadi pramugari, saya mulai bikin planning2 lagi. Saya berpikir kalo saya ga mungkin jadi pramugari terus2an karena profesi itu kan bisa dibilang dibatasi umur. Belum lagi kalo kerjanya di airlines asing, kan basenya kebanyakan di luar negri pastinya. Masa’ mo ninggalin suami & anak2 sepanjang tahun??
Akhirnya saya memutuskan untuk lanjut kuliah lagi (karena kuliah saya sebelumnya keputus gitu ajah pas saya terbang). Planning saya ga boleh kelamaan kuliah & kalo bisa masih sambil kerja juga (malu sama umur kalo balik lagi minta jajan ma orang tua ;p)
Akhirnya saya kuliah sambil sesekali terbang (ikut penerbangan haji ajah, masih di airlines asing) & kuliah selesai sesuai target! alhamdulillah🙂 Trus abis kuliah kerja kantoran….persis seperti yg saya rencanakan!🙂

Tapi bukan berarti slama ini hidup saya berjalan mulus dengan adanya planning2 itu. Banyak juga kok kendala yg saya hadapi dalam mewujudkan planning saya. Bricks are there for a reason. They let us prove how badly we want things. Intinya mah tetep ikhtiar….just do the best & let Allah SWT do the rest🙂 Kalo hasil akhir usaha saya ga sesuai seperti perencanaan, nah saat itulah saya harus belajar ikhlas. Pikirin lagi langkah apa yg bikin saya gagal, & abis itu make plan B!😉 Dengan begitu menunjukkan juga kalo saya bukan orang yg ambisius. Tapi kalo stres2 dikit & agak2 sedih/kecewa pasti adalaaaah….namanya juga manusia, & saya sedang terus belajar ikhlas🙂

Sekarang ini saya udah punya banyak planning dalam rumah tangga saya. Tapi kalo sekarang ga bisa mikirin kemauan saya ajah, harus koordinasi sama suami juga. Beberapa planning di awal nikah emang ga berjalan sesuai rencana. Makanya saya suka evaluasi lagi ma suami. Mungkin Allah sedang menguji kesabaran saya & suami saya, sedang menguji niat kami berdua, sedang merencanakan sesuatu yg jauh lebih indah dari yg kami rencanakan🙂 Semoga sgala sesuatu yg udah saya peroleh sampai detik ini & apa yg saya rencanakan di tahun2 mendatang diridhai oleh Allah SWT…aamiin🙂

*buru2 siap2 mo cabs acara makan2 ma tmn2 kantor*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: